Sabtu, 13 Agustus 2011 - 15:01:57 WIBIwan Budianto bawa Angin Segar untuk Arema
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita - Dibaca: 263 kali

Sempat mendapat pujaan Aremania, supporter Arema, Iwan kemudian menjadi sosok kontroversial dan paling dibenci setelah meloncat ke Persik Kediri. Apalagi kala itu Iwan membawa sebagian besar pemain Arema yang ketika itu tengah sekarat karena kekurangan dana.
Siapa sangka, Iwan yang pernah membuat sebagian besar Aremania antipati itu akhirnya kembali. Ya, setelah dsatu dekade meninggalkan Malang, tiba-tiba Iwan muncul di kantor Arema dan menyatakan upayanya untuk menyelamatkan tim berjuluk Singo Edan.
Sepak terjang Iwan cukup mencengangkan. Ia bahkan bisa menyatukan Rendra Kresna dan Eddy Rumpoko yang sebelumnya berseberangan. Rencananya Rendra bakal didapuk sebagai pembina yayasan, sedangkan Eddy wakilnya. Ini tentu aroma sedap di ulang tahun ke-24 Arema.
“Saya bertemu dengan Pak Rendra dan Pak Eddy, kemudian kita sepakat untuk membuat langkah menyelamatan Arema. Yang pasti gaji pemain harus selesai dulu dan akan terbayar secepatnya. Sekaligus saya memang berniat kembali ke Arema,” ujar Iwan pada Kamis (11/8/2011) malam di kantor Arema.
Malah uang untuk membayar gaji pemain berasal dari Iwan Budianto, walau ia sendiri belum menguak siapa sebenarnya pemilik uang tersebut. Munculnya Iwan Budianto sebagai ‘pemodal’ Arema mendapat tanggapan beragam dari Aremania.
Sebagian masih merasa antipati dan belum bisa menerima kembalinya mantan manager Persik Kediri yang pernah dicap ‘pengkhianat’ itu. Namun sebagian lagi merasa kehadiran itu merasa cukup diterima mengingat ia datang membawa solusi dan dipandang bisa menyelesaikan persoalan Singo Edan.
Manajemen Arema sendiri belum memberikan statemen terkait posisi resmi Iwan Budianto di yayasan. Namun, Media Officer Arema Sudarmaji membenarkan Iwan sudah masuk ke Arema.
“Iwan Budianto memang berniat kembali ke Arema, tapi saya belum tahu posisinya sebagai apa. Yang pasti Pak Rendra dan Pak Eddy sudah sepakat menyelamatkan Arema dan ini hadiah yang cantik untuk Arema di ulang tahun yang ke-24. Semoga ke depannya tak ada persoalan lagi dan Arema semakin kuat,” tutur Sudarmaji, Media Officer Arema FC.
Kedatangan Iwan juga membawa berkah untuk pemain. Paling tidak sisa gaji Rp2,5 bulan langsung dibayar. Sebanyak 1,5 miliar dibayar kamis malam itu juga, sedangkan sisanya dibayar menyusul menunggu penyelesaian administrasi di kantor Arema.
Sementara, manajemen versi Rendra-Eddy secepatnya bakal memanggil pemain Arema dan menanyakan kesediaannya bergabung kembali. Langkah ini untuk menginventarisir siapa saja pemain yang masuk dalam proyeksi tim musim mendatang.
Bersatunya Rendra dan Eddy ibarat pukulan upper cut bagi Muhammad Nur dan Lucky Zaenal yang kadung melansir manajemen sendiri. Sayang hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Muhammad Nur maupun penasehat hukum Lucky Zaenal terkait persoalan tersebut.
(Kukuh Setiawan/Koran SI/seb

0 Komentar :
Isi Komentar :






Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online